Nama : Mochamad Wigie Febrian.
Nim : 51919047.
Kelas : DKV 2.
Berikut merupakan soal beserta jawabannya :
1. Dalam filsafat Pancasila terdapat 3 (tiga) tingkatan nilai, sebutkan dan jelaskan ketiga nilai-nilai
tersebut! Jelaskan hubungan nilai-nilai tersebut apabila dipandang dari sudut pandang Pancasila
sebagai filsafat Negara dan berikan contohnya !
Jawaban :
1.Nilai dasar, adalah asas-asas yang kita terima sebagai dalil yang bersifat mutlak, sebagai sesuatu yang benar atau tidak perlu dipertanyakan lagi. Nilai-nilai dasar dari Pancasila adalah nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan.
2.Nilai instrumental, adalah nilai yang berbentuk norma sosial dan norma hukum yang selanjutnya akan terkristalisasi dalam peraturan dan mekanisme lembaga-lembaga negara.
3.Nilai praksis, adalah nilai yang sesungguhnya kita laksanakan dalam kenyataan. Nilai ini merupakan batu ujian apakah nilai dasar dan nilai instrumental itu benar-benar hidup dalam masyarakat.
Bila ditilik dari sudut pandang pancasila sebagai filsafat negara, pada poin "pertama" sudah jelas hubungannya, bahwa Pancasila mengandung nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan, yang sudah pasti bersifat mutlak dan tidak perlu dipertanyakan karena setiap manusia memiliki haknya sejak lahir ini sesuai sila 1 dan 2. Pada poin "ke-dua" dalam uud tertera berbagai macam isi yang ada pada Pancasila yang tentu saja hal tersebut tidak mungkin tertera dalam uud apabila Pancasila memang tidak layak dikristalkan. Pada poin "ke-tiga" pada kenyataannya kita secara tidak sadar pun sudah melakukan apa yang tertera pada Pancasila karena memang pada dasarnya Pancasilapun dibuat berdasarkan ajaran budaya nenek moyang yang terdahulu.
2. Hal positif dan negatif apa yang dapat anda lihat dari perkembangan IPTEK saat ini di Indonesia? Menurut Anda bagaimana relasi Nilai-nilai Pancasila dengan perkembangan IPTEK di Indonesia?
Jelaskan dan berikan contohnya!
Jawaban :
Positif :
a.Memudahkan pekerjaan.
b.Mudah mendapatkan berbagai informasi.
c.Menambah pengetahuan dan wawasan.
Negatif :
a.Mempengaruhi perspektif pemikiran masyarakat terhadap.
b.Memudarkan budaya tradisional.
c.Menimbulkan berbagai masalah baru.
Relasi pancasila pada nilai" tersebut yang saya telaah mungkin hanya memiliki satu inti, yaitu oleh karena Pancasila yang bersifat "fleksibel" perkembangan IPTEK di Indonesia dapat berkembang dengan bebas mengikuti jaman dan akan terus seperti itu tetapi di lain sisi juga kita ketahui pula IPTEK dapat berdampak negative pada masyarakat, nah disitulah keflesibelannya itu dapat bekerja, suatu Perkembangan IPTEK dapat dihentikan kapan saja apabila hal tersebut tidak sejalan dengan ketentuan yang tertera dalam Pancasila, UUD, maupun norma dan kebudayaan yang berlaku di masyarakat.
3. Pancasila sebagai ideologi, selain menghadapi tantangan dari ideologi-ideologi besar dunia juga
menghadapi tantangan dari sikap dan perilaku kehidupan yang menyimpang dari norma-norma
masyarakat umum. Jelaskan sikap dan perilaku menyimpang apa saja yang dapat dilihat
fenomenanya dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini? Kemukakan pendapat Anda dan
bagaimana solusinya dan berikan contohnya!
Jawaban :
Melakukan tindakan kriminal. Tindakan kriminal bukan hanya melanggar norma di masyarakat namun juga melanggar hukum yang sudah ada. Akibatnya jika orang melakukan suatu tindakan kriminal, maka pelaku akan mendapatkan sangsi sosial, seperti dikucilkan dari masyarakat, bahkan dipenjara. Penyebab seseorang melakukan tindakan kriminal cukup banyak, mulai dari rasa iri (cemburu), kebencian, tekanan ekonomi, dan masih banyak lagi.
4. Fotografi berperan dalam perubahan sosial, karena memiliki pesan yang mendalam di setiap
gambarnya. Mahasiswa diwajibkan membuat 1 (satu) hasil karya foto (hasil karya sendiri)
bertemakan ”Nasionalisme dan Bela Negara”, Foto di upload di blog dan berikan analisa
kritis/rekomendasi/solusi mengenai foto tersebut.
Jawaban :
Membludaknya sampah" yang ada di daerah perkotaan sudah tidak terhitung lagi jumlahnya bahkan sampai ekositem alam pun yang jadi korbannya, tidak bukan karena sampahmya itu sendiri melainkan manusia! yang secara penuh kesadaran menggunakan bahan yang susah terurai lalu membuangnya ke sebarang tempat dengan sesuka hati, sudah selayaknya kita sadar bahwa semua ini salah dan dapat mengakibatkan boomerang pada kita semua, hal tersebut tidak mencerminkan sikap masyarakat yang berbela negara, karena dengan membuang sampah pada tempatnya, memisahkan mana sampah organik anorganik dan menggunakan bahan non plastik pun merupakan sebagian kecil dari bentuk bela negara kita yang dapat berdampak besar bagi negara dan kita semua sebagai penduduknya.
https://www.zonareferensi.com/pengertian-filsafat/
https://guruppkn.com/pancasila-sebagai-filsafat
https://exaudian.wordpress.com/2014/03/22/filsafat-pancasila/
ww.sarjanaku.com/2011/05/pancasila-sebagai-ideologi-negara.html
https://www.kompasiana.com/nenene/54f79810a33311417b8b47a6/perkembangan-iptek-di-indonesia
https://aldyzr32.blogspot.com/2020/02/?m=0
https://www.freedomnesia.id/deviasi/
